Padang, Sumatera Barat [DESA MERDEKA] – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat didorong untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ajakan ini disampaikan langsung oleh Mahyeldi Ansharullah saat menghadiri agenda Subuh Mubarak di Padang, Minggu (1/9/2024).
Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa figur Rasulullah merupakan suri teladan terbaik yang mencakup segala aspek kehidupan, termasuk dalam tanggung jawab sebagai abdi negara. Meneladani sifat-sifat kenabian dinilai mampu membentuk integritas yang kuat di kalangan pegawai pemerintah.
“Sebagai umat Islam, sudah sepantasnya kita menjadikan Rasulullah sebagai panutan utama, terutama dalam menjalankan tugas melayani masyarakat,” ujar Mahyeldi.
Relevansi Akhlak Nabi dengan Core Values ASN
Menurut Mahyeldi, nilai-nilai luhur seperti kejujuran, sifat amanah, dan kepedulian sosial yang diajarkan oleh Nabi Muhammad sangat selaras dengan core values ASN Berakhlak yang saat ini digalakkan pemerintah pusat. Implementasi nilai-nilai keislaman tersebut dianggap sebagai kunci untuk menciptakan birokrasi yang bersih dan humanis.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa akhlak mulia tidak hanya memberikan keberkahan secara personal bagi ASN tersebut, tetapi juga akan memberikan dampak positif yang nyata bagi lingkungan kerja serta masyarakat luas. Pelayanan yang didasari ketulusan dan tanggung jawab moral yang tinggi akan mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik.
Membangun Sumatera Barat yang Madani
Dalam agenda yang sama, Ustaz KH. Atif Latiful Hidayat memberikan tausiyah yang mendukung pesan Mahyeldi. Ia mengajak jemaah Subuh Mubarak untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai fondasi dalam bertindak.
“Semoga dengan meneladani akhlak Nabi Muhammad, kita semua dapat bertransformasi menjadi muslim yang lebih baik. Hal ini menjadi modal penting dalam berkontribusi membangun Sumatera Barat yang madani,” ungkap Ustaz Atif dalam tausiyahnya.
Agenda Subuh Mubarak ini rutin digelar sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus menjadi wadah pembinaan mental dan spiritual bagi para ASN dan masyarakat umum di Sumatera Barat. Melalui kegiatan ini, diharapkan budaya kerja yang berlandaskan moralitas agama dapat terus tumbuh dan terjaga di instansi pemerintahan.

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.