Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

RAGAM · 13 Feb 2026 23:36 WIB ·

Strategi Prabowo Musnahkan Sampah di Tingkat Desa Tahun Ini


					Presiden Prabowo Subianto menyinggung masalah sampah saat berbicara dalam forum Indonesia Economy Outlook (IEO) 2026 di Jakarta, Jumat (Foto: Setneg) Perbesar

Presiden Prabowo Subianto menyinggung masalah sampah saat berbicara dalam forum Indonesia Economy Outlook (IEO) 2026 di Jakarta, Jumat (Foto: Setneg)

Jakarta [DESA MERDEKA] Presiden Prabowo Subianto membawa kabar baik bagi pengelolaan lingkungan di Indonesia. Dalam forum Indonesia Economy Outlook (IEO) 2026, Jumat (13/2), Presiden menegaskan komitmennya untuk memutus rantai penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dengan mengandalkan teknologi skala mikro buatan kampus dalam negeri.

Langkah ini merupakan bagian dari gerakan besar bernama ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Fokus utamanya adalah menyelesaikan masalah sampah domestik langsung di tingkat terendah, yakni desa dan kelurahan, sehingga tidak perlu lagi ada pengiriman sampah besar-besaran ke TPA yang selama ini sering menimbulkan masalah bau dan lingkungan.

“Indonesia harus berani memperbaiki semua bidang, termasuk kebersihan di setiap desa hingga ibu kota. Kita akan buktikan dalam waktu sesingkat-singkatnya,” tegas Presiden Prabowo.

Teknologi Mikro: Solusi Tanpa Bau
Strategi yang diusung pemerintah melibatkan alat pengolahan sampah canggih yang didesain tidak merusak lingkungan dan tidak menimbulkan bau. Alat ini direncanakan tersedia di setiap kecamatan dan kelurahan mulai tahun 2026 ini.

Presiden mengapresiasi lembaga pendidikan tinggi lokal yang telah berhasil menciptakan inovasi ini. Untuk sampah dalam volume besar di perkotaan, pemerintah tetap akan mencari teknologi terbaik yang sudah mulai dioperasikan.

Kolaborasi dengan Danantara dan Kampus
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, mengungkapkan bahwa kementeriannya tengah mengkaji tiga metode utama:

  • Gasifikasi
  • Plasma-assisted
  • Reaktor Plasma Dingin

Ketiga teknologi ini akan diuji coba di beberapa desa dan kelurahan tahun ini. Menariknya, penanganan sampah mikro ini juga akan berjalan beriringan dengan Danantara guna memastikan efektivitas operasional di lapangan.

Selain urusan sampah, Presiden Prabowo juga mencanangkan program “gentengisasi” di seluruh pelosok Indonesia sebagai bagian dari upaya penataan estetika dan kesehatan lingkungan secara menyeluruh. Dengan pendekatan ini, desa tidak lagi hanya menjadi tempat tumpuan sampah, melainkan pusat inovasi lingkungan yang bersih dan mandiri.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 23 kali

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jejak Sunyi di Lembah Pusako

8 Juni 2026 - 20:57 WIB

Sumbar Perketat Distribusi BBM Subsidi demi Kesejahteraan Desa

8 Juni 2026 - 20:25 WIB

Sinyal Mati Hidup di Desa Tambang, Ekonomi Terancam

8 Juni 2026 - 19:05 WIB

Warga Loleo Tuntut Investigasi Dana Desa yang Fiktif

8 Juni 2026 - 15:52 WIB

Elvanadi Daftar Pilkades Air Merbau, Bawa Semangat Baru

8 Juni 2026 - 11:34 WIB

Karnaval Sedekah Bumi Desa Pelemgede: Pesta Rakyat Berbudaya

8 Juni 2026 - 09:28 WIB

Trending di RAGAM