Menu

Mode Gelap
APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa Bantah Isu Kontraktor LPJ, PMD Kolaka Utara Siapkan Klinik Desa

PEMERINTAHAN · 26 Jul 2023 18:51 WIB ·

Tinjau BTS Desa Buwun Mas, Menkominfo Targetkan Berfungsi Sebelum 17 Agustus 2023


					Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi saat meninjau lokasi pembangunan Tower Base Transceiver Station (BTS), di Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Kabupeten Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (26/07/2023). Perbesar

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi saat meninjau lokasi pembangunan Tower Base Transceiver Station (BTS), di Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Kabupeten Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (26/07/2023).

Lombok Barat, NTB [DESA MERDEKA] Pemerintah terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur digital guna meningkatkan perekonomian masyarakat di pedesaan. Komitmen ini ditegaskan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi saat meninjau lokasi pembangunan tower Base Transceiver Station (BTS) 4G di Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Rabu, 26 Juli 2023.

Menkominfo Budi Arie menyatakan bahwa pembangunan BTS 4G ini bukan sekadar upaya memperluas sinyal, tetapi juga wujud nyata keseriusan pemerintah dalam melakukan pemerataan pembangunan. Menurutnya, infrastruktur digital yang memadai akan signifikan meningkatkan layanan publik di berbagai sektor, termasuk pemerintahan, pendidikan, dan kesehatan.

“Pembangunan BTS ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan akses internet di seluruh fasilitas publik di Indonesia. Ke depan, akses internet akan makin cepat dan terjangkau, terutama bagi daerah-daerah yang sebelumnya kesulitan mendapatkannya,” ujar Menkominfo Budi Arie.

Ia menambahkan, kehadiran BTS mampu memancarkan sinyal hingga radius 5 kilometer, yang diharapkan dapat menunjang kebutuhan komunikasi masyarakat. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus meningkatkan kapasitas sinyal ini agar dapat melayani kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan sektor lainnya.

“Semua sinyal di daerah 3T (terdepan, tertinggal, terpencil) harus kita wujudkan. Kenapa? Karena semua akan bergerak menuju digital, seperti kesehatan dan pendidikan,” tegasnya. Menkominfo Budi Arie juga berujar bahwa masyarakat di daerah 3T memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan seperti di perkotaan. “Saya sudah bilang kepada Bapak Presiden, kalau di kota sudah tidak ada lagi persoalan sinyal, yang perlu menjadi perhatian itu ada di desa-desa,” tambahnya.

Dalam kunjungannya, Menkominfo Budi Arie mengakui bahwa digitalisasi dapat membuka peluang dan cakrawala informasi bagi semua orang, termasuk anak didik di pedesaan. Ia menyoroti pentingnya akses internet di sektor pendidikan dan kesehatan. Budi Arie bahkan mengakui mendapat laporan dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bahwa saat ini masih ada 1.200 Puskesmas yang belum memiliki akses internet, dan salah satunya kemungkinan berada di NTB.

Menkominfo Budi Arie memastikan proyek pembangunan BTS 4G tidak akan terbengkalai. “Towernya sudah berdiri dan siap berfungsi. Tinggal kita rapikan beberapa hal, terutama perjanjian dengan operator seluler. Kami sudah berjanji sebelum 17 Agustus nanti bisa digunakan untuk melayani masyarakat,” tandasnya.

Dalam kunjungannya, Menkominfo Budi Arie disambut oleh Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan jajaran Forkomipda setempat. Menkominfo juga berinteraksi langsung dengan pegiat wisata, tenaga pendidik, dan warga lokal, berdiskusi tentang pemanfaatan internet untuk kegiatan produktif masyarakat. Ia didampingi oleh Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika, Ismail, serta Pelaksana Tugas Direktur Utama BAKTI Kominfo, Arief Tri Hardiyanto.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menakar Masa Depan Ekonomi Desa di Balik Sensus 2026

11 Juni 2026 - 14:46 WIB

Dana Desa Tahap I di Atambua Tembus 94 Persen

10 Juni 2026 - 15:33 WIB

Menteri LH Ditantang Tuntaskan Proyek PSEL Padang Raya

27 Mei 2026 - 08:15 WIB

Menbud Fadli Zon Dorong Pembangunan Museum Desa Masif

20 Mei 2026 - 17:38 WIB

Program TEKAD Sulap Potensi 1.110 Desa Demi Makan Gratis

19 Mei 2026 - 10:19 WIB

Target 59 Negara: Saatnya Produk Desa Sulsel Mendunia

15 Mei 2026 - 07:17 WIB

Trending di PEMERINTAHAN