Menu ✖

Mode Gelap
Siasat Desa Paenre Lompoe Merajut Prioritas di Tengah Badai Efisiensi APBDes 2027: Strategi Desa Batang Kejar Target Desa Zero Stunting Desa di Jawa Timur Kini Wajib Buka Informasi Jombang Jadi Kiblat Layanan Publik: Sukses Tembus Tiga Besar Nasional Tonggak Sejarah Baru: PPDI Boyolangu Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

KABAR DESA · 14 Mar 2025 08:48 WIB ·

Pemilihan PAW Kades Sekara Ricuh, Warga Tuding Ada Intervensi dan Nepotisme


					<em>Suasana ricuh saat pemilihan PAW Kades Sekara, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (12/3/2025).</em> Perbesar

Suasana ricuh saat pemilihan PAW Kades Sekara, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (12/3/2025).

Indragiri Hilir [DESA MERDEKA] – Tahapan pemilihan Pejabat Antar Waktu (PAW) Kepala Desa (Kades) Sekara, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), pada Rabu (12/3/2025) berakhir ricuh. Kericuhan dipicu oleh ketidakpuasan warga terhadap proses pemilihan yang dinilai tidak transparan dan penuh intervensi.

Warga Desa Sekara menolak dua calon yang tersisa karena keduanya adalah kakak beradik. Mereka juga mempertanyakan alasan digugurkannya salah satu calon, Izhar Pahwi, saat uji kompetensi pada 26 Februari lalu.

Situasi semakin memanas dengan mundurnya satu calon lain yang diduga kuat akibat intervensi dari pihak berpengaruh di desa. Selain itu, sejumlah RT dan Kadus juga mengeluhkan tidak dilibatkannya mereka dalam musyawarah dusun (musdus) penetapan pemilih PAW Kades Sekara. Akibatnya, rapat terpaksa dibubarkan dan ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

“Kami menginginkan pemilihan yang adil dan sesuai aturan. Tapi kami merasa dipermainkan. Kenapa calon mundur setelah uji kompetensi, bukan sebelumnya? Ini jelas permainan,” ungkap Sahul, seorang warga Desa Sekara, dengan nada kecewa.

Plt Kades Sekara, Mukhsin, berharap pemilihan PAW Kades dapat berjalan aman dan transparan sesuai harapan warga. “Kericuhan ini akibat kurangnya transparansi dan keadilan dari panitia dan BPD. Kami juga baru tahu ada calon yang mundur. Rapat dibubarkan karena tidak ada kesepakatan, apalagi RT dan RW tidak diundang dalam musdus,” jelas Mukhsin.

Kapolsek Kemuning, Kompol AR Tarigan MH, membenarkan adanya ketegangan antar pendukung calon. “Benar ada kericuhan, tapi situasi sudah kondusif. Kami sudah menemui RT dan Kadus untuk meredakan suasana,” ujarnya.

Proses pemilihan PAW Kades Sekara saat ini ditunda dan menunggu arahan lebih lanjut dari Dinas PMD Inhil.

Follow WhatsApp Channel Desamerdeka.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Jurnalis

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

El Niño Godzilla Kepung Banyumas, 76 Ribu Jiwa Krisis Air

9 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Redam Sengketa, Pemkab Tanbu Pasang Pilar Batas Kusan Hulu Kuranji

8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sinergi Tiga Pilar Pebayuran Pasca-Pilkades di HUT TNI

5 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Wakaf TPU: Jurus Jitu Kades Terpilih Satukan Mekarjaya

5 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Jemu Janji Manis, Warga Obi Kompak Benahi Jalan

1 Oktober 2026 - 19:56 WIB

Ritual Pendinginan: Harmoni Adat dan Modernitas Pesisir Malaka

29 September 2026 - 19:22 WIB

Trending di KABAR DESA