Desa Merdeka Muara Enim : Sumardi, 61, warga Dusun 2 Desa Muara Emil, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, tidak dapat membendung air mata saat tim Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Muara Enim bersama prajurit TNI AD dari Yonif 141/AYJP memperbaiki rumahnya, Jumat (18/5/2018). Sumardi merupakan satu dari 20 warga yang mendapatkan bantuan program bedah rumah menjadi lebih layak tahun 2018, dari pengumpulan zakat penghasilan anggota Yonif 141/AYJP.

Danyonif 141/AYJP Letkol Inf Muhamad Aan Setiawan, melalui Letda Cba Purwito menyatakan, zakat penghasilan anggota Yonif 141/AYJP dikumpulkan melalui pemotongan gaji sebesar 2,5% per orang bagi personel yang beragama Islam. Dana tersebut dikumpulkan melalui Baznas Kabupaten Muara Enim yang  digunakan untuk membantu masyarakat kurang mampu termasuk bedah rumah. “Untuk bedah rumah, selain membantu dengan dana, personel juga kita turunkan, kita juga bantu tenaga,” katanya.

Purwito menyatakan, mewakili seluruh personel Yonif 141/AYJP mengungkapkan rasa syukurnya kepada Allah SWT karena dana zakat yang dikeluarkan prajurit Yonif 141/ AYJP ternyata sangat bermanfaat bagi warga miskin terutama yang dapat bantuan bedah rumah ataupun bantuan modal usaha. “Kita berdoa semoga zakat prajurit ini terus berlanjut dan manfaatnya juga lebih luas lagi bagi masyarakat Muara Enim dan sekitarnya,” ungkap Danton Angkutan Yonif 141 ini.

Sementara Kades Muara Emil, Hazairin yang turut hadir pada peletakan batu pertama, berharap bantuan ini bisa berkelanjutan, dan ditingkatkan lagi khususnya bagi warga Desa Muara Emil. “Tetangga Bapak Sumardi sangat senang dengan dibangunnya rumah tersebut, mengingat rumahnya sudah tidak layak huni, dan hampir roboh,” tuturnya.

Selain itu, dia juga mengapresiasi prajurit dari Yonif 141/AYJP dan Baznas Muara Enim yang telah peduli terhadap warganya. “Setelah selesai dibangun nanti, tentunya keluarga Bapak Sumardi bisa tinggal di rumah yang layak,” tukasnya.

Anggota Baznas Muara Enim Sarifudin mengungkapkan, bahwa pada 2018 ini pihaknya telah membedah 16 rumah, satu di antaranya rumah Bapak Sumardi yang sedang dikerjakan. “Target kita, 20 rumah yang dibedah pada 2018 ini,” ujar Sarifurin.

Untuk zakat, lanjut Sarifudin, pada 2017 dana yang terkumpul untuk zakat mal Rp1,2 miliar dan zakat firah Rp600 juta, sehingga total Rp1,8 miliar. “Tahun ini kami menargetkan Rp2 miliar, sampai semester pertama saat ini terkumpul sekitar Rp400 juta,” pungkasnya. MUARA ENIM – Sumardi, 61, warga Dusun 2 Desa Muara Emil, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, tidak dapat membendung air mata saat tim Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Muara Enim bersama prajurit TNI AD dari Yonif 141/AYJP memperbaiki rumahnya, Jumat (18/5/2018). Sumardi merupakan satu dari 20 warga yang mendapatkan bantuan program bedah rumah menjadi lebih layak tahun 2018, dari pengumpulan zakat penghasilan anggota Yonif 141/AYJP.

Danyonif 141/AYJP Letkol Inf Muhamad Aan Setiawan, melalui Letda Cba Purwito menyatakan, zakat penghasilan anggota Yonif 141/AYJP dikumpulkan melalui pemotongan gaji sebesar 2,5% per orang bagi personel yang beragama Islam. Dana tersebut dikumpulkan melalui Baznas Kabupaten Muara Enim yang  digunakan untuk membantu masyarakat kurang mampu termasuk bedah rumah. “Untuk bedah rumah, selain membantu dengan dana, personel juga kita turunkan, kita juga bantu tenaga,” katanya.

Purwito menyatakan, mewakili seluruh personel Yonif 141/AYJP mengungkapkan rasa syukurnya kepada Allah SWT karena dana zakat yang dikeluarkan prajurit Yonif 141/ AYJP ternyata sangat bermanfaat bagi warga miskin terutama yang dapat bantuan bedah rumah ataupun bantuan modal usaha. “Kita berdoa semoga zakat prajurit ini terus berlanjut dan manfaatnya juga lebih luas lagi bagi masyarakat Muara Enim dan sekitarnya,” ungkap Danton Angkutan Yonif 141 ini.

Sementara Kades Muara Emil, Hazairin yang turut hadir pada peletakan batu pertama, berharap bantuan ini bisa berkelanjutan, dan ditingkatkan lagi khususnya bagi warga Desa Muara Emil. “Tetangga Bapak Sumardi sangat senang dengan dibangunnya rumah tersebut, mengingat rumahnya sudah tidak layak huni, dan hampir roboh,” tuturnya.

Selain itu, dia juga mengapresiasi prajurit dari Yonif 141/AYJP dan Baznas Muara Enim yang telah peduli terhadap warganya. “Setelah selesai dibangun nanti, tentunya keluarga Bapak Sumardi bisa tinggal di rumah yang layak,” tukasnya.

Anggota Baznas Muara Enim Sarifudin mengungkapkan, bahwa pada 2018 ini pihaknya telah membedah 16 rumah, satu di antaranya rumah Bapak Sumardi yang sedang dikerjakan. “Target kita, 20 rumah yang dibedah pada 2018 ini,” ujar Sarifurin.

Untuk zakat, lanjut Sarifudin, pada 2017 dana yang terkumpul untuk zakat mal Rp1,2 miliar dan zakat firah Rp600 juta, sehingga total Rp1,8 miliar. “Tahun ini kami menargetkan Rp2 miliar, sampai semester pertama saat ini terkumpul sekitar Rp400 juta,” pungkasnya.

 

 

Sumber : SindoNews