Desa Merdeka – Ambon : Pembangunan manusia merupakan paradigma baru yang menjadi perhatian banyak ahli dan pelaku pembangunan dewasa ini diseluruh dunia. Unpatti sebagai Pemikir harus menyumbangkan pemikirannya kepada Pemerintah Provinsi,maupun kabupaten /Kota membangun manusia Maluku dan menempatkan mereka sebagai pekerja professional di Blok Masela.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unpatti Ambon Profesor DR.M.Sapteno SH MH saat diwawancarai oleh kontributor Desa Merdeka tentang sikap Rektor Unpatti terhadap keputusan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk pembangunan kilang gas Blok Masela didarat ( onshore).

Menurutnya bahwa keputusan Presiden RI Joko Widodo menempatkan pembangunan LNG Blok Masela di Darat adalah keputusan yang luar biasa dan bijaksana, karena beliau tau persis apa yang harus dibuat untuk rakyat Maluku yang selama ini dianggap terpinggirkan dari 8 Provinsi lainnya yang mendirikan Negara Indonesia ini.

Untuk itu sebagai Rektor yang mewakili presentasi jutaan masyarakat Maluku menyampaikan RASA HORMAT serta terima kasih banyak kepada beliau Presiden Joko Widodo terhadap keputusan tersebut. Kami sangat meng Agungkan keputusan yang sangat bijaksana dari seorang Presiden yang pro Rakyat. Untuk itu dimohon Presiden mengambil langkah-langkah selanjutnya dan secepatnya bagi lokasi pengelolaan Blok Masela agar dirasakan oleh Masyarakat Indonesia yang ada di Maluku.

Ketika ditanya tentang peran nyata UNPATTI membangun sumber daya manusia Maluku agar dapat berperan langsung di Blok Masela, Dijelaskan Rektor yang sehariannya dipanggil Pa Nus, bahwa Unpatti sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi dengan banyak pemikir,akan menyampaikan pikiran-pikiran sebagai Sumbangan pikiran bagi Pemerintah Pusat,Provinsi,Kabupaten/Kota.

Konkritisasinya ada di Pemerintah Daerah. Khusus kedua Kabupaten terdekat yaitu Kabupaten Maluku Barat Daya,dan Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Kedepan Unpatti bentuk Tim untuk merumuskan pikiran-pikiran dalam kerangka mengambil langkah-langkah strategis agar disampaikan kepada Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Daerah, Provinsi dan Kabupaten Kota terutama sumber daya manusia yang akan terlibat langsung ditempatkan dalam pengelolaan Blok Masela.

Ketika ditanya Peran nyata Unpatti dalam pengembangan sumber Daya Manusia, Dijelaskan bahwa Saat pelantikan menjadi Rektor beberapa waktu lalu diJakarta Mentri Risert dan DIKTI telah berpesan kepada saya untuk membuka Program “ MINAT GEOLOGY “ untuk mempersiapkan anak Daerah terlibat langsung dalam pengelolaan Blok Masela yang mineralnya sangat banyak,terutama di laut.

Setelah diadakan Percakapan dengan Dekan Fakultas Teknik, maka Fakultas teknik sudah siap dan Proposal telah diantarkan ke Jakarta. Minat Geology sebagai Embrio dan kita akan membuka Fakultas Pertambangan dan Perminyakan. Kalau Minat Geology ini baru dibuka, tindakan antisipasi awal secepatnya ,maka kita butuh support dari Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota untuk mengambil tamatan SLTA yang berprestasi agar dikirim ke ITB-ITS maupun keluar Negeri, sehingga lebih cepat kita mendapatkan SDM baik S1,S2,S3 untuk mengembangkan fakultas-fakultas baik Pertambangan maupun Minyak dan Gas bumi karena Pengelolaan Blok Masela dengan Gas Abadinya memakan waktu yang cukup panjang.

Untuk itu harus ada kerja sama dan support dari Pemerintah daerah Provinsi / kabupaten /Kota untuk langkah pertama kirim Mahasisiwa belajar tetapi juga mensuport Unpatti dalam pengembangan sumber daya Manusia bagi kepentingan Maluku Kedepan terkait Pengelolaan Blok Masela,agar kita jangan jadi penonton,tapi kita memipin pengelolaan Blok Masela dengan SDM anak Maluku sendiri .( 28/3/2016/*Chris)