Desa Merdeka – Jakarta : Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB) terkena aturan baru soal jam masuk kerja. Jika ada yang telat masuk minimal 5 menit, mereka wajib menggantinya dengan tambahan jam kerja selama 30 menit.

Kepala Bagian SDM KemenPAN RB, Ugi Cahyo Setiono, mengatakan ketentuan ini didasarkan pada Peraturan Menteri PAN RB Nomor 6 Tahun 2018 tentang Hari Kerja dan Jam Kerja.

Dalam PMA tersebut, PNS yang telat masuk harus menggantinya saat jam pulang kerja.

” Setiap keterlambatan yang ditoleransi paling lama 30 menit, harus diganti selama 30 menit. Wajib diganti hari itu juga, tidak boleh hari lain,” ujar Ugi, dikutip dari menpan.go.id, Rabu, 18 April 2018.

Berdasarkan Permen tersebut, jam kerja PNS di lingkungan KemenPAN RB pada Senin-Kamis adalah pukul 07.30-16.00 WIB dengan waktu istirahat pada pukul 12.00-13.00 WIB. Sedangkan pada Jumat, jam kerja PNS mulai 07.30-16.30 WIB dengan waktu istirahat pada pukul 11.30-13.00 WIB.

” Setiap harinya kami hanya memberi toleransi waktu terlambat 30 menit, atau hingga pukul 08.00 WIB,” kata Ugi.

Menurut aturan baru ini, jika PNS masuk pada pukul 07.35, maka wajib pulang pukul 16.30. Bahkan jika terlambat dalam hitungan detik, PNS tetap terkena kewajiban ini.

Ugi mengatakan keputusan ini sempat mendapat penolakan. Setelah melewati sejumlah pembicaraan, keputusan ini akhirnya diterima. ” Kami kedepankan unsur pembinaan terkait disiplin waktu,” ucap Ugi.

Lebih lanjut, menurut Ugi, sebelumnya sanksi bagi PNS yang terlambat adalah pemotongan tunjangan. Dengan aturan baru ini, pemotongan tunjangan tetap diberlakukan jika PNS terlambat selama lima kali dalam sebulan.

” Dalam satu bulan, kami hanya akan memberikan waktu lima kali terlambat,” kata Ugi.

Sumber : Dream.co