Desa Merdeka – SLEMAN : Saat para generasi ‘zaman now’ tengah berlomba-lomba memenuhi feed foto sosial media mereka dengan foto berkonsep futuristik, alam serta ootd.

Jiwangga Resto hadir dengan konsep yang justru kembali kepada zaman kerajaan.

Seolah hadir menjadi pembeda pada eranya, resto yang terletak di jalan terbaik Bromonilan Prawirotaman Kalasan Sleman ini menawarkan nuansa khas kerajaan majapahit kuno.

“Owner memang sangat mengagumi kejayaan majapahit kuno, semua yang ada disini merupakan koleksi pribadi ownernya,” ujar Fadjar Nur Efendi, Customer Relation resto ini.

Menempati tanah pribadi owner seluas hampir satu hektar ini, Jiwangga Resto memberikan pemandangan yang sangat kental dengan budaya hindu yang memang dianut oleh kerajaan majapahit kuno saat itu. Dengan bangunan didominasi oleh bata merah ekspose, bertingkat dari atas menurun ke bawah dengan beberapa pohon dengan daun yang rindang dan dibatasi sungai dan sawah di pinggir resto ini menambah khas suasana kerajaan kala itu.

Bangunan pendopo dan segala furniture yang digunakan pun sangat kental dengan alam, kayu keras dominan menjadi meja kursi yang disediakan untuk tamu. Dengan desain yang sangat kuno membuat lokasi ini sangat cocok untuk pengunjung yang ingin berfoto dengan nuansa kerajaan kuno.

“Banyak pengunjung yang kesini dan bilang seolah sedang berada di Bali,” lanjut pria ini.

Jiwangga Resto menyuguhkan landscape yang memang sangat kental dengan ornamen kerajaan kuno terutama majapahit. Bahkan tak sedikit pula tamu yang berasal dari luar kota datang dan sekedar makan siang serta mengambil gambar dengan latar bangunan di resto ini yang kemudian mereka share melalui sosial media.

“Justru kebanyakan tamu kita dari luar kota, lalu fotonya ketika disini mereka share dan temannya yang di Yogya malah baru tahu dari foto tersebut dan akhirnya kesini,” tutur pria yang bergabung sejak mei 2017 ini.

Ada 4 lokasi yang disediakan dengan konsep berbeda, pertama yakni pendopo yang berada di bagian depan resto, kemudian terakota atau taman berada di bawah pendopo dan 2 bagian lain berada di ujung timur resto yang mulai beroperasi sejak maret 2017 ini.

“Kita mulai buka jam 10 pagi sampai jam 10 malam dan last order itu jam 8 malam,” katanya.

Patut dicoba resto bergaya kerajaan Majapahit Kuno ini.

Sumber : Tribun