Desa Merdeka – Ambon. Dikutip dari media online World News Israel ( WIN) yang dikirim di email kontributor desa merdeka chris_sahetapy@yahoo.com , dikatakan Pihak berwewe0nang menyimpulkan bahwa Reuven Shmerling, yang ditemukan tewas pekan lalu di sebuah zona industri di Samaria, merupakan korban teror Palestina.

Pada hari Kamis, saat Festival Sukkot, Badan Keamanan Israel (ISA), alias Shin Bet, bekerja sama dengan Polisi Israel dan IDF, menangkap dua warga Palestina, penduduk Kabatiya, karena dicurigai membunuh Reuven yang berdomisili di komunitas Elkana di Samaria.

Bukti yang dikumpulkan sejauh ini menunjukkan bahwa ini adalah serangan teroris yang dilakukan dengan motif nasionalis; demikian diumumkan Badan Keamanan Israel (ISA ) pada hari Minggu dalam sebuah pernyataan pers.
ISA menambahkan
Investigasi terhadap tersangka sedang berlangsung.
Identitas mereka, bersama dengan rincian lainnya, dijelaskan bahwa mereka berada dibawah perintah agar mereka tetap membungkam.

Shmerling, yang baru berusia 70 tahun, ditemukan tewas pada Rabu siang di sebuah zona industri di desa Palestina Kfar Kassem, tempat dia mempekerjakan pekerja.

Oleh: Staf Berita Dunia Israel .
8 Oktober 2017.
Sumber : worldisraelnews.com