Desa Merdeka – Serang : Pihak Polres Serang Kota masih menunggu itikad baik dari orangtua 18 orang yang terlibat dalam tawuran di Kota Serang yang menewaskan siswa SMK asal Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (17/3/2018) silam. Jika orangtua masih tetap menyembunyikan anak-anaknya yang terlibat tawuran, pihak Polres Kota Serang akan menjemput paksa.

“Sampai saat ini kita masih menunggu itikad baik dari para orangtua. Silakan bawa anak-anaknya kepada kami. Jika memang tidak terlibat tidak usah takut. Siapa tau dengan begitu kami akan lakukan pembinaan,” kata Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin ditemui di Alun-alun Barat Kota Serang, Kamis (29/3/2018).

Sebelumnya, ada tiga orangtua yang menyerahkan anaknya kepada Polres Serang Kota. Ketiganya yakni SM, FR dan ZH. Tersangka SM merupakan Panglima geng yang menamakan diri All Base 55. Dia yang mengatur serangan terhadap siswa Bogor dari jarak jauh menggunakan grup medsos.

Pihak Polres Serang Kota, menurut Kapolres sudah mengantongi identitas dan alamat 18 orang siswa dan alumni yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut. “Anggota kami sudah mendatangi rumah masing-masing. Jadi saya mengimbau agar menyerahkan diri. Tinggal nanti kita buktikan kalau memang tidak terlibat. Namun menurut keterangan saksi-saksi selama ini mereka ada di lokasi saat kejadian,” jelasnya.

 

 

 

 

Sumber : BantenNews