Desa Merdeka – Semarang : Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persaudaraan Mitra Tani Nelayan Indonesia (PETANI) Jawa Tengah (Jateng) Dumadi Tri Restiyanto sangat menyayangkan pihak-pihak yang memiliki agenda terselubung dalam pencapaian kepentingannya dengan memanfaatkan PETANI Jawa Tengah dalam tahun politik ini pada acara-acara seremonial dengan mengatas-namakan PETANI khususnya PETANI Jateng seperti yang terjadi pada Minggu Tanggal 15 April 2018 di Desa Jetak, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

“Kami (red: DPW PETANI Jateng) mendapatkan undangan untuk mengumpulkan Kelompok PETANI Pembudidaya Sapi Perah pada acara sosialisasi Gerakan Minum Susu dan Dialog bersama dengan seorang tokoh Wakil Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) yang sengaja hadir dalam acara tersebut. Akan tetapi pada kenyataannya yang sangat disayangkan pada acara tersebut justru beberapa perwakilan dari Kelompok PETANI Pembudidaya Sapi Perah kami diarahkan untuk mendukung salah satu calon yang sedang maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Tengah,” kata Dumadi Tri Restiyanto, di Semarang, Minggu (15/4/2018) yang merupakan PETANI lulusan Pascasarjana Universitas Diponegoro dan juga mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Semarang semasa kuliah dulu.

PETANI tidak boleh terlibat dalam politik praktis untuk mendukung salah satu nama yang maju dalam pemilihan, baik Pemilihan Bupati/Walikota ataupun Pemilihan Gubernur. PETANI berkewajiban untuk mewujudkan Kedaulatan Pangan Nasional sesuai dengan arahan dan instruksi dari Ketua Umum PETANI Bapak Satrio Damardjati, karena PETANI adalah profesi yang mulia serta merupakan Penyangga Tatanan Republik Indonesia seperti yangn pernah dikatakan oleh Presiden Soekarno, selain itu PETANI memiliki visi dan misi perjuangan politik yakni politik pangan, lanjut Dumadi.

“Visi dari perjuangan PETANI itu sudah jelas dan digariskan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) PETANI bagaimana mewujudkan Kedaulatan Pangan Berbasis Kearifan Lokal dan Agribisnis Kerakyatan dengan membumikan Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dengan 8 (delapan) Misi arah gerak perjuangan PETANI; (1.) Gerakan Nasional Kaum Muda Bertani & Bangga Jadi PETANI, (2.) Gerakan Nasional Keluarga Tani Mandiri, (3.) Gerakan Nasional Lumbung Benih Tani Mandiri, (4.) Gerakan Nasional Konsumsi Pangan Sehat, (5.) Gerakan Nasional Lumbung Pangan Tani Mandiri, (6.) Gerakan Industrialisasi Pangan Nasional Berbasis Kerakyatan, (7.) Kampanye Nasional Gerakan Susu Untuk Anak Indonesia Sehat & Cerdas, dan (8.) Kampanye Ikan Sebagai Sumber Protein dan Gizi Rakyat inilah misi perjuangan politik PETANI sebagaimana tertuang dalam AD-ART PETANI yang secara keorganisasian telah berdiri hampir 24 tahun lalu ini serta bagaimana PETANI membumikan PANCASILA dalam Negara Gotong Royong. Jadi kalau mereka (red: Salah satu calon tersebut) baru bicara jualan Gerakan Minum Susu, kami (red: PETANI) sudah bergerak sejak 24 tahun lalu mengkampanyekan nasional gerakan susu untuk anak Indonesia sehat dan cerdas melalui Kelompok-kelompok PETANI Pembudidaya Sapi Perah.” kata Dumadi disela-sela kegiatannya bersama rekan-rekan Kelompok PETANI Pembudidaya Perikan Lele di Sekretariat DPW PETANI Jawa Tengah di daerah Jalan Cinde Kota Semarang.

Marilah kita para PETANI Jawa Tengah bersama-sama membumikan PANCASILA Dalam Negara Gotong Royong sesuai dengan Visi dan Misi Perjuangan PETANI bukannya malah terjerumus dalam politik praktis musiman semata, tambahnya.

(Red: Biro Propaganda dan Jaringan PETANI Jawa Tengah)