Desa Merdeka – Surabaya : Kami Dewan Pimpinan Nasional Keluarga Besar Marhaenis mengutuk keras atas tindakan keji berupa peledakan bom pada 3 gereja di Surabaya dan menyatakan sikap sebagai berikut :

  1. Mengutuk dengan keras tindakan biadab dan merupakan kejahatan kemanusiaan atas tindakan terorisme berupa peledakan bom pd 3 Gereja di Surabaya yg umatnya sdg melaksanakan ibadah, sehingga menimbulkan beberapa korban jiwa.
  2. Mendesak dan mendukung kpd aparat penegak hukum untuk segera mengusut dan mengungkap jaringan pelaku terorisme tsb untuk dilakukan tindakan hukum secara tuntas dan tegas, sehingga dapat memberikan jaminan keamanan, ketentraman dan perlindungan bagi yg akan melaksanakan ibadah lainnya serta seluruh Rakyat Indonesia.
  3. Menyampaikan rasa duka cita dan bela sungkawa mendalam kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Semoga keluarga korban diberikan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan serta mendapatkan penghiburan..
  4. Bahwa terorisme dan bentuk-bentuk pemaksaan kehendak termasuk kekerasan apapun, senyatanya adalah perbuatan yang bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.
  5. Menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat dan tokoh agama agar ikut menjaga kondusivitas situasi keamanan dan ketertiban dg menjaga kebenaran informasi bagi masyarakat sekitar masing-masing..
  6. Menginstruksikan kepada seluruh jajaran Keluarga Besar Marhaenis diseluruh Indonesia agar proaktif ambil bagian dlm menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat disekitar, termasuk mendorong diaktifkannya kembali sistem keamanan semesta berencana melalui Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) diwilayah masing- masing, tetap menjaga persatuan dan kesatuan, saling menghormati dan toleransi antar umat, tidak mudah terprovokasi dengan hasutan dlm bentuk apapun, melaporkan kpd pihak keamanan jika terdapat hal-hal yg mencurigakan serta tdk ikut menyebarluaskan gambar dan video ttg kekerasan dan para korban terorisme tsb..

Semoga peristiwa terkutuk tersebut merupakan gerakan terorisme terakhir dan dpt segera diantisipasi oleh aparat keamanan..