Dumadi Tri Restiyanto : Ketua DPW Petani Jateng Dumadi Tri Restiyanto menyatakan sikapnya bahwa Upah Minimum Propinsi (UMP) sudah tidak layak lagi diterapkan di Jawa Tengah. Mengingat dengan UMP yang lebih rendah dari propinsi lain akan melemahkan daya beli rakyat Jawa Tengah yang berjumlah penduduk besar dan Padat. Karena UMP yang Rendah akan mengakibatkan daya beli buruh di Jawa Tengah Rendah. Sehingga Pasar informal terhambat pertumbuhannya. Kenaikan UMP menuju Upah Layak Nasional (ULN) yang sama dengan DKI Jakarta dan Daerah lain di seluruh Indonesia akan menekan urbanisasi dan Emigrasi Rakyat Jawa Tengah ke Kota Besar dan Ke Luar Negeri yang memiliki UMP lebih besar.

ULN akan berdampak pada kenaikan pendapatan dan kenaikan pendapatan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pendapatan. Karena peningkatan daya beli rakyat. Sehingga mendorong Konsumsi dan investasi UMKM dan pertanian karena pendapatan UMKM dan Petani meningkatkan harga hasil pertanian sehingga mampu membiayai ongkos pertanian akibat pendapatan

petani meningkatkan. Karena secara riil dan teori UMKM dan Petani memiliki tingkat daya tahan dan inovasi yang lebih besar dan kreatif dibandingkan Industri Besar.
Teori yang menyatakan bahwa Cost Puse Inflation atau biaya mendorong inflasi selalu mengkambing hitamkan kenaikan upah buruh sebagai penyebab inflasi. Tapi tidak menjadi persoalan karena upah buruh mendorong inflasi tapi sudah mempersiapkan daya beli mereka. Sedangkan UMKM dan petani yang bersifat informal akan menggairahkan pasar rakyat yang mampu meningkatkan pendapatan rakyat kecil.

Pergeseran dari usaha pertanian ke Industri bisa ditekan karena industri dengan kandungan impor lebih besar dan kandungan dalam negeri memiliki efisiensi rendah akan berdampak krisis di kemudian hari. Dan bila krisis IMF akan memaksa pemerintah menutup utang mereka dengan alasan suntikan rekapitulasi karena mereka sangat dibutuhkan. Yang pada dasarnya mereka tidak ingin industri industri tersebut tidak mampu membayar utang karena utang swasta lebih besar dari utang pemerintah dalam komposisi utang luar negeri. Sedangkan utang dalam negeri lebih besar lagi daripada utang luar negeri.

Isu menurunnya Index Harga Saham dan menurunnya harga saham dan obligasi rakyat jangan kuatir karena Usaha pertanian sumbangan lebih besar dari sektor produksi. Dan sektor pertanian memiliki serapan tenaga kerja besar dan angka pengganda pendapatan negara lebih besar. Karena keunggulan absolut bangsa Indonesia adalah sektor pertanian. Yang dari dulu menjadi incaran negara Asing Terutama Eropa untuk menjajah karena hasil bumi yang besar.

Sedangkan peran Pasar modal tidak memiliki sumbangan kontribusi perekonomian rakyat Indonesia yang kekuatannya sektor Informal berbasis Petani; UMKM .
DPW Petani Jawa Tengah juga menuntut penghapusan buruh kontrak atau kuli kontrak yang ditetapkan perusahaan di Indonesia sekarang. Karena setelah habis kontrak menjadikan masalah di pedesaan dan sektor pertanian.