Desa Merdeka – Ambon : Hamparan pasir putih nan indah terbentang luas membawa pandangan menuju birunya lautan lepas. Pepohonan yang teduh bergoyang tertiup angin semilir seolah meliuk untuk menari. Suara hembusan angin pun senada dengan irama tiupannya memberikan kesejukan di sela pancaran sinar matahari sore yang hangat. Kios-kios jajanan di sepanjang pantai pun siap melayani kebutuhan makanan dan minuman. Suasana yang cukup sempurna untuk bersantai di sore hari dan menikmati indahnya pesisir paling terkenal di Ambon, Pantai Natsepa.

Keindahan pantai yang satu ini sudah teruji selama puluhan tahun. Pantai Natsepa adalah salah satu obyek wisata di Ambon yang cukup melegenda. Selama bertahun-tahun pantai ini seudah menjadi tempat untuk berwisata baik bagi penduduk lokal maupun para wisatawan dalam negeri dan mancanegara. Bahkan, nama Natsepa sudah terkenal hingga penjuru Eropa terutama di telinga masyarakat Maluku yang menjadi warga Negara Belanda. Bagi mereka, Pantai Natsepa seperti sebuah simbol atas kerinduan mereka pada tanah leluhur mereka di Bumi Pertiwi.

Pantai Natsepa yang legendaris ini memang menyimpan pesona yang luar biasa. Walaupun banyak bermunculan tempat wisata pantai yang baru di sepanjang pesisir Pulau Ambon, namun Pantai Natsepa selalu mendapat tempat khusus terutama bagi masyarakat Pulau Ambon. Kehidupan di Ambon seperti tidak dapat dipisahkan dari keberadaan pantai ini. Bahkan, banyak yang mengatakan jika seseorang belum bisa dikatakan datang ke Ambon bila belum menginjakkan kaki di Pantai Natsepa.

Selain keindahannya, pantai ini juga terkenal dengan satu jenis makanan yang juga melegenda. Makanan itu adalah Rujak buah khas Natsepa. Pada dasarnya, rujak ini sama seperti rujak umum yang dapat kita nikmati dimana saja, tetapi perbedaan istimewanya terletak pada sambal kacang yang melengkapi buah-buahan tersebut. Rujak buah Natsepa adalah makanan primadona yang selalu dicari oleh siapapun yang berkunjung ke Pantai Natsepa.

Wilayah berpasir di Pantai Natsepa adalah salah satu yang terluas di sepanjang pesisir Pulau Ambon. Hamparan pasirnya memang tidak sepanjang Pantai Liang, namun luas area Pantai Natsepa lebih banyak memberikan ruang bagi para wisatawan untuk melakukan berbagai aktifitas. Biasanya pada saat air laut surut, bagian berpasir dari Pantai Natsepa menjadi sangat luas hingga para wisatawan bisa bermain bola, bersantai, maupun bermain pasir pada satu tempat di waktu yang bersamaan.

Beberapa aktifitas lain yang dapat diakukan di pantai yang selalu ramai ketika akhir pekan atau liburan ini adalah menyewa perahu dan berkeliling di sekitar wilayah perairan Natsepa. Ketika hari libur, biasanya para penduduk lokal yang bermata pencaharian sebagai nelayan menyewakan perahu mereka untuk tujuan wisata dengan harga yang cukup terjangkau. Kondisi gelombang air laut di Pantai Natsepa pun tergolong tenang dan aman untuk berkeliling dengan perahu maupun hanya sekedar berenang saja. Secara keseluruhan, Pantai Natsepa merupakan obyek wisata unggulan yang pantas menyandang gelar legendaris karena keberadaannya yang mempunyai nilai lebih dibandingkan pantai lain di Pulau Ambon.

Pantai Natsepa terletak kurang lebih 18 kilometer dari Pusat Kota Ambon. Letak Pantai Natsepa tepatnya ada di wilayah Suli yang merupakan bagian dari kabupaten Maluku Tengah. Waktu yang diperlukan dari Kota Ambon adalah sekitar 30 menit saja dengan menggunakan kendaraan bermotor menuju Pantai Natsepa. Obyek wisata ini semakin hari semakin dikembangkan oleh pemerintah provinsi Maluku dan terus dipacu untuk menjadi salah satu potensi wisata sekaligus perekonomian masyarakat sekitarnya.

 

Sumber : IndonesiaKaya