Desa Merdeka – Bandung : Calon Wali Kota Bandung Nurul Arifin berharap kegiatan debat publik yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan salah satu stasiun televisi lokal di Hotel BnB, Metro Trade Center (MTC) pada Minggu 25 Maret 2018 bisa disiarkan secara langsung.

“Saya berharap tayangan debat yang dibuat oleh KPU dan TVRI ini yang ditunjuk jadi mitra TV Lokal bisa dilakukan secara live. Itu keinginan kami (Paslon Nuruli),” katanya, Jumat(23/3/2018).

Menurut Nurul, acara debat pilkada lazimnya dilakukan secara live atau disiarkan langsung. Adanya kebijakan KPU yang melakukan tapping pada kegiatan debat publik tentu perlu dipertanyakan. “Kenapa harus direkam? Kalau bisa live, tidak perlu tapping,” ujarnya.

Nurul menilai, acara debat yang disiarkan secara langsung tentu akan memberikan nilai tersendiri bagi masyarakat untuk melihat calon pemimpinnya. Warga akan melihat secara langsung sesuai dengan kondisi sebenarnya saat pelaksanaan berlangsung.

Apalagi, kegiatan debat terbuka nanti tidak ada jatah bagi warga yang bisa menyaksikan langsung di lokasi pelaksanaan.  “Supaya jelas kemampuannya dalam berdebat dan mengemukakan gagasan-gagasan dan pikiran-pikirannya,” tandasnya.

Diketahui, berdasarkan pengumunan Komisi Pemilihan Umum Kota Bandung dari 3 kali pelaksanaan acara debat tidak semuanya akan disiarkan secara langsung. Penayangan secara langsung hanya dilakukan oleh stasiun televisi nasional yang saat ini sedang dalam proses tender hak siar.

Pelaksanaan debat publik perdana calon wali dan wakil wali kota akan berlangsung di Hotel BnB, MTC, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung sekitar pukul 19.00-22.00 WIB. Kegiatan debat publik para peserta Pilwalkot Bandung 2018 ini baru bisa disaksikan masyarakat pada Senin 26 Maret 2018 melalui televisi pada pukul 16.30-18.00 WIB.

 

 

Sumber : SindoNews