AMBON – Desa Merdeka : : Hari ini minggu 28 Juni 2015 bertempat di Baileo Siwalima Ambon , Bakal Calon (Balon) Bupati Maluku Barat Daya (MBD) Pendeta Niko-Kili-Kili dan Wakil Johanes Frans telah menerima rekomendasi Partai Nasdem bersama Bakal Calon Bupati Buru Selatan Tagob ( Bupati sekarang) sebagai incumbent dari Partai Nasdem.

Rekomandasi tersebut diserahkan oleh Ketua Bapilu DPP Nasdem Jakarta “Enggar Lukito” dalam acara Deklarasi Balon Bupati Pasangan Niko Kili-Kili dan Wakilnya : Johanes Frans . Dalam penyerahan Rekomendasi kepada kedua Bakal Calon untuk Kabupaten MBD tersebut diharapkan Kedua Pasangan akan menjadi tokoh Restorasi disemua lini Pemerintahan dan Pembangunan di Kabupaten MBD. Diprediksi kedua pasangan ini akan merebut Rekomendasi yang akan menyusul Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa(PKB) dan Partai Golkar.

Dalam Pidatonya ditekankan Pembaruan utama sebagai sebuah revolusi mental masyarakat menuju Pembangunan seutuhnya.

Dalam wawancara terpisah Kontributor Desamerdeka dengan Kandidat Balon Bupati MBD ,Balon Bupati dengan sikap percaya diri menjelaskan bahwa Masyarakat MBD secara khusus masyarakat Babar yang memberikan support untuknya maju sebagai Calon Bupati karena incumbent Bupati MBD sekarang sudah tidak dipercayai masyarakat Babar . Sampai hari ini masyarakat dikecewakan dengan memberikan janji-janji muluk dari Bupati tetapi tidak pernah menepati janjinya tadi . Berbagai Masalah yang ditemuinya dimasyarakat ketika Balon Bupati Niko Kili-Kili beberapa waktu lalu berada dikabupaten tersebut.Dikatakan Pembangunan di MBD termasuk Pembangunan Infra struktur di Kabupaten sangat lamban,dan tidak merata. Jalan Lingkar Babar sampai hari ini hancur. Kalau ada Pembangunan itu adalah porsi Pembangunan Provinsi,bukan Kabupaten.

Tidak disangkal bahwa Pembangunan memang ada, tapi tidak merata disemua pulau-pulau di Kabupaten MBD. Bisa disebut sebagai contoh yang ditemui di berbagai wilayah Kabupaten. Contoh kecil semua Rumah diibukota MBD sebagai Kota Kabupaten hampir rata-rata termasuk rumah Pegawai Kabupaten berdinding Triplex. Tanah-Tanah yang dipergunakan untuk membangun Tiakur juga tidak jelas yang semestinya harus memiliki legalitas agar tidak bermasalah.sebuah Methapor yang tidak lucu ,”Rajanya tidur di Istana tetapi Pegawainya dirumah dinding triplex “.

Dengan berbagai masalah yang ditemuinya dilapangan ,maka sebagai seorang anak Negeri di Kabupaten MBD merasa terpanggil untuk kembali membuat pembaruan membangun masyarakat menuju Kesejahteraannya sebagai sebuah amanat Agung .

Ketika ditanya apa sebetulnya yang menjadi prioritas bagi seorang Bakal Calon Bupati bila nantinya terpilih menjadi Bupati. Balon Bupati yang biasa disapa Pa Nik,dengan muka senyum tapi secara cerdas menjawab bahwa ,Restorasi mental masyarakat sangat penting untuk membangun disemua bidang kehidupan masyarakat yang harus dimulai dari pimpinan termasuk pejabat yang ada dibirokrasi Pemerintahan MBD disemua aras kepemimpinan Kabupaten MBD. Ketika disinggung tentang Kota Kabupaten sementara MBD yang berada di Kisar dan dipindahkan ke Tiakur, dengan aksen anak asli MBD Bakal Calon Kandidat Bupati menjelaskan bahwa KIsar akan dimekarkan menjadi beberapa kecamatan karena Kisar akan dijadikan basis kota Pendidikan dan Gerbang Pariwisata tetapi juga serambi Provinsi Maluku yang berbatasan dengan Negara Tetangga Australia,dan Timur-Timur, termasuk Tiakur akan dibangun menjadi serambi depan dan pintu Internasional ,karena kepindahan Kota Kabupaten Ke Tiakur adalah sebagai sebuah pemaksaan sehingga pembangunan kotanya tidak teratur,yang sebetulnya harus dipersiapkan secara dini agar kepindahannya ke ibu kota baru tidak seperti sekarang ini.

Bersambung (28/06/2015*Chr)