Desa Merdeka- Ambon :  Dibawah ini wawancara ponsel  kontributor desa merdeka (DM ) 15/2/2018  dengan   Silvester Bitzael Temar sapaan Pa Bito (BT)  terhadap  Visi Misi pasangan calon (paslon) gubernur Maluku dan wakilnya  dengan nomor urut 3  Herman Kudubun dan Abdulah Vanath   ( Hebat )  dimata Drs   Silvester Bitzael  Temar ;

DM :  Slamat malam Pa mantan bupati , boleh  mengganggu ?  Terdengar  jawaban familiar dari seorang mantan Bupati ,

BT : Slamat malam kakak Chris posisi mana nihh !

DM :  Tulisan bapa sangat menarik untuk dipublish . Mau nanya nih  , seperti apa  visi misi paslon no urut 3 tentang jalan perubahan ?

BT :  Oh ya , itu adalah Janji perubahan pasangan calon HEBAT dengan meletakkan :  (i)Penciptaan pemerintahan yang bersih dan anti korupsi; (ii) pendidikan dan kesehatan bermutu;  (iii) penciptaan lapangan kerja;  (iv) pengembangan pusat pertumbuhan baru; dan (v) politik anggaran yang adil, sebagai 5 (lima) skala prioritas pembangunan.

DM :  Apakah 5 program tadi   dilihat sebagai langkah awal pengentasan kemiskinan   ?

BT : Hemat saya, benar-benar artikulatif terhadap dahaga rakyat Maluku selama ini. Betapa tidak !. Fungsi pemerintahan daerah sebagai tools atau sarana public services di Maluku tidak pernah sepenuhnya efektif dan malah bermetamorfose menjadi “beban” sekaligus “tuan” karena terbelit dengan tanda-tanda keterbelakangan administratif (inefisensi, rendahnya disiplin, KKN, dstnya), memantaskan program penciptaan pemerintahan yang bersih dan anti korupsi pada skala prioritas pertama-tama.

Jika kemudian pendidikan dan kesehatan mengikutinya sebagai skala prioritas kedua, tentu bukan tanpa alasan. Eksistensialitas Maluku tercermin pertama-tama pada pemenuhan kebutuhan dasar – pendidikan dan kesehatan. Masih terkait dengan itu, berdasar sekali kalau penciptaan lapangan kerja menjadi skala prioritas berikutnya karena terkait langsung dan menjadi bagian dari strategi pengentasan kemiskinan.

DM : Khan Maluku butuh skala prioritas yang bagaimana sepertinya ?

BT : Di pihak lain, pengembangan pusat-pusat pertumbuhan baru sebagai skala prioritas berikutnya sudah seharusnya mengeja bahkan menjadi “sisi tajam” implementasi konsep “gugus pulau” dan “pintu jamak” yang sejak lama ditunggu-tunggu banyak pihak di negeri ini karena berkaitan langsung dengan akselerasi pertumbuhan kawasan.

DM : Adilkah  politik anggaran selama ini  ?

BT : Ya Begitu juga politik anggaran yang adil sebagai bagian dari pengembangan pusat-pusat pertumbuhan, menjadi dambaan publik Maluku karena tidak sekadar mewujudkan keadilan distributif yang menjadi filosofi di luar sana tapi yang paling utama mengaktualisasi kearifan lokal “sagu salempeng di patah dua” kepada sesama anak negeri ini.

DM : Menurut bapa skala prioritas yang bagaimana ditampilkan pasangan Hebat ?

BT :Terus terang, setelah menyimak dan menelaah secara cermat, dengan jujur saya akui bahwa program-program dalam skala prioritas paslon HEBAT selain managable dengan out put dan out comes terukur secara longitudinal, yang paling penting dari itu, implementasinya secara sungguh-sungguh dan akuntabel, potensial, dapat  membawa keluar Maluku dari posisi tertinggal seperti sekarang ke posisi dan tempat yang mungkin jauh lebih terhormat.

DM : Menurut masyarakat politik pilkada Maluku butuh program dari tiap kandidat atau tidak ?

BT : Soal sekarang adalah, tersediakah ruang untuk mendiskusikan secara rasional dan objektif ide, gagasan, konsep, dan program seperti ini ataukah perhelatan akbar ini hanya penuh sesak dengan eksploitasi gairah dan emosi tanpa kendali?.

DM : Terus seperti apakah formulasi program dalam skala prioritas dari paslon  lain untuk dikontestasikan ? Apa tanggapan bapa terhadap  pasangan Santun dan Baileo

BT :  Saya termasuk yang  tidak sabar lagi untuk membedah tawaran paslon SANTUN dan BAILEO. Mana tu….

DM : Trima kasih Pa Bito atas attensinya kepada masyarakat Maluku mengetahui  pentingnya program tiap paslon.

BT  nama lengkapnya  :  Silvester Bitzael  Temar , adalah Bupati 2 perode,mantan akademisi Unpatti Ambon, mantan anggota DPRD prov Maluku, Mantan Sekretaris DPD PDIPerjuangan Maluku.