Desa Merdeka – Ambon : Atase Pertahanan dari Kedutaan Besar Thailand untuk Indonesia, GPCAPT Prapas Sornchaidee memuji program prioritas Kodam XVI/Pattimura yang disebut Emas Hijau dan Emas Biru yang memberdayakan Sumber Daya Alam (SDA) Provinsi Maluku.

“Program Emas Biru dan Emas Hijau yang digagas oleh Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo sangat luar biasa sekali untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya di Ambon, Rabu.

GPCAPT Prapas Sornchaidee bersama 17 atase pertahanan negara asing lainnya berada di Ambon, ibu kota Provinsi Maluku, dalam rangka kunjungan kerja ke wilayah Indonesia Timur.

Menurut dia, militer di seluruh dunia pada umumnya sama meskipun dari berbagai negara dengan bahasa yang berbeda. Militer di semua negara mempunyai doktrin untuk tetap bersatu, tidak tercerai berai dan solid.

Ia mengakui angkatan bersenjata di berbagai negara juga memiliki operasi militer selain perang, tetapi di negara-negara Asia operasi tersebut menonjol sekali.

Dalam melaksanakan operasi militer selain perang, angkatan bersenjata harus bersatu dengan rakyat dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Karena itu, program Emas Hijau dan Emas

Biru yang dilaksanakan Kodam XVI/Pattimura merupakan ide yang sangat luar biasa.
“Kami juga sudah mengunjungi Sekolah Umum Perikanan Maluku (SUPM) Ambon dan melihat serta belajar lebih banyak dari sekolah itu. Program Emas Biru sangat cocok untuk wilayah Maluku dan Maluku Utara,” kata Prapas.

Melalui program tersebut, lanjutnya, masyarakat di dua provinsi itu bisa hidup lebih sejahtera, aman dan nyaman.

Selain Thailand, atase pertahanan asing yang berkunjung ke Ambon antara lain dari Singapura, China, Jepang, Korea Selatan, Turki, Selandia Baru, Australia, Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat.

Selama berada di Kota Ambon, mereka mengunjungi markas-markas Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Kepolisian, selain Museum Siwalima, SUPM Ambon, dan sejumlah objek wisata bahari. (AN/KT) Sumber : ANTARA, http://www.kabartimur.co.id (4/5/2017/Chris)