Desa Merdeka – Brebes : Warga Desa Banjar Lor, Kecamatan Banjarharjo, Brebes menggeruduk Kantor DPRD untuk melakukan aksi unjuk rasa, Selasa (18/10/2016). Mereka menuntut kepada Pemkab Brebes dan legislatif untuk menghentikan kepala desa setempat, Wahudin Diyantoro.

Mereka mengaku resah karena sikap arogansi kades. Selain itu, kades tersebut dianggap menghambat proses pelayanan warga sehingga warga tidak puas dengan kinerja pimpinan desa itu.

“Warga resah karena kepala desa bersikap arogan kepada warga. Kinerjanya juga tidak profesional,” tegas koordinator aksi, Nandang Suprayogi.

Menurutnya, warga tidak kerasan dengan kepemimpinan kades tersebut karena beberapa sebab, diantaranya ucapan kades yang kerap kali membuat sakit hati warga.

Selain itu, saat warga meminta tandatangan kepada kepala desa terkait perizinan, kata dia, warga dipersulit pengurusannya.

“Kalau warga mau minta izin acara hajatan, atau ijin kegiatan lain, itu dipersulit. Terkadang, harus bawa rokok untuk meminta tanda tangan agar tidak dipersulit, warga sudah resah selama dua tahun terakhir ini,” ujarnya.

Di depan kantor perwakilan rakyat itu, massa membentangkan spanduk yang bertuliskan penolakan terhadap kepala desa. Aksi unjuk rasa tersebut juga dikawal ketat personel kepolisian.

Seteleh menyuarakan aspirasi, sejumlah anggota Komisi I DPRD Brebes dan perwakilan Pemkab Brebes, mempersilakan kepada 10 warga sebagai perwakilan untuk melakukan audiensi. (Tribun Jateng)

Foto : Mengaku Kerap Dimintai Rokok Kades saat Urus Izin, Warga Geruduk Kantor DPRD | Tribun Jateng/Mamdukh Adi Priyanto