Desa Merdeka – Kudus : Ilmu psikologi bukanlah ilmu statis. Tidak sekadar ilmu yang bisa dipergunakan untuk membaca apa yang dipikirkan dan dirasakan seseorang. Namun ia mengalami perkembangan-perkembangan seiring perkembangan ilmu dan masyarakat.

Dr. Rahmat Hidayat S.Psi M.Sc., pakar psikologi ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, mengutarakan hal itu dalam kulium umum yang diselenggarakan Fakultas Psikologi Universitas Muria Kudus (UMK), Jum’at (29/4/2016).

‘’Ilmu psikologi telah menjadikan banyak hal. Maka beruntung Anda masuk di psikologi, karena jurusan ini sangat prospektif. Ada banyak peluang-peluang yang bisa digali untuk sukses di masa depan,’’ ungkapnya dalam kuliah umum yang digelar di Lantai IV Ruang Seminar Gedung Rektorat.

Di depan mahasiswa psikologi UMK itu, pakar psikologi ekonomi kelahiran Pati, Jawa Tengah itu mengatakan, perkembangan Ilmu psikologi tidak sekadar di bidang pengembangan ilmu itu sendiri, tetapi sampai pada bidang (kajian) lain.

‘’Itu antara lain bisa dilihat dengan berkembangnya ilmu psikologi kesehatan, psikologi ekonomi, psikologi politik, psikologi olah raga, dan lainnya. Kendati begitu, jangan pernah mendalami satu minat (kajian) psikologi saja dan mengabaikan lainnya. Anda juga harus memahami bidang psikologi lain, seperti psikologi perkembangan dan psikologi sosial,’’ ucapnya.

Lebih lanjut Rahmat Hidayat menjelaskan, ada tiga poin penting yang menarik dalam perkembangan psikologi. ‘’Pertama, psikologi bergerak ke arah pemahaman faktor-faktor biologis dalam perilaku manusia,’’ ujarnya.

Kedua, terangnya menambahkan, yaitu psikologi makin terkait satu dengan lainnya, baik di luar psikologi maupun bagian-bagian di dalam ilmu pesikologi sendiri. ‘’Yang ketiga yaitu psikologi semakin memperhatikan hal-hal yang mendasar,’’ tuturnya. |red|