P1020429Jakarta-Harianrakyat.co.id “Kampanye hitam berbau SARA yang sengaja dibuat untung untuk menyerangf capres Jokowi Widodo terbukti tak efektif mempengaruhi elektabilitas Jokowi yang masih lebih tinggi dari Prabowo diberbagai survey dimanapun. Justru kampanye hitam yang mempertanyakan ke Islaman Jokowi dan kinerja Jokowi selama memimpin Solo dan Jakarta justru berbalas karya karya nayata dfan orisinil yang bermunculan secara beragam dari para pendukungnya . Salah satunya adalah seperti yang ditulis oelh tim JJ bangki dari Dewan Koordinasi Nasional gerakan Pemuda Kebnagkitan bansa (Garda Bangsa) PKB.

Usai acara peluncuran buku ‘Mengapa Nahdliyin Pilih Jokowi’ Ketum DKN Garda Bangsa M. Khanif Dhakiri menjelaskan bahwa terbitnya buku ini sebagai bentuk klarifuikasi atas fitnah yang keji kepada Jokowi dan sekaligus memberikan gambaran dan ajakan kepada para pembaca dan pemilih khusunya warga NUmengenai alasan kenapa warga Nahdliyin harus memilih Jokowi-JK. Buku ini dicetak sekitar 100 ribu eksemplar untuk tahap awal dan akan disebar keseluruh DPW dan DPC PKB dan NU seluruh Indonesia untuk disebarkan kembali kepada para ulama dan kiai kiai sampai desa dan kampung-kampung, Ujarnya

tahap pertama ini kita cetak sekitar 100 ribu eksemplar , yang kita bagi dan kita sebarkan ke pesantren-pesantren dan kiai-kiai mulai kiai besar yang di kota hinga kiai kampung di desa desa yang selama ini kena fitnahnya Obor yang menjelek-jelekna Pak Jokowi. Nanti kalau jumlah 100 ribu itu dirasa kurang, kita akan cetka lagi lebih banyak, “tegas Hanif yang juga sekretaris FPKB DPR RI ini dalam jumpa pers di Media Center Jokowi-JK, Jl Cemara 19, Menteng Jakarta, Senin(9/6/2014)

Menurut Hanif, Jokowi-JK adalah pasngan calon presiden dan wakil presiden yang lahir dari, oleh dan untuk rakyat. Kombinasi karakter dan kapasitas kepemimpinan mereka mewakili kehendak rakyat untuk perubahan menuju Indonesia baru yang lebih baik lahir dan bhatin. Indonesia berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi dan berkpribadian dan berkebudayaan, terangnya.

“Indoensia hari ini memerlukan pemimpin yang bisa jadi teladan, bisa memberikan inspirasi,harapan serta cepat dan berani dalam mengambil keputusan dengan seluruh resikonya.

Kepemimpinan yang mengedepankan kejujuran,ketulusan,kesederhanaan, tidak berjarak dengan rakyat dan apa adanya , tetapi pada saat yang sama juga berani dan teguh memgang prinsip untuk kehormatan bangsa dan kemaslahatan rakyat,” Jelas Hanif yang juga Ketua DPP PKB

Sosok dan karakter semacam itu lanjut Hanif ada pada diri Jokowi-JK dengan kecendrungan keduanya yang lebih disuka bekerja daripada beretorika, maka pasangan Jokowi-JK seperti”tumbu oleh tutup”, saling melengkapi. Indonesia sungguh bisa berharap banyak pada kepemimpinan alternatif mereka. Bayangkan, pada saat rata ratya pemimpin ingin dilayanim Jokowi JK tampil melayani. Pada saat rata rata pemimpin lebih nyaman duduk dimenara gading, Jokowi-JK kebawah, mambaui tanah dan keringat rakyat.ujarnya(Ibeng)

Inilah 10 alasan kenapa warga nahdliyin harus memilih Jokowi sebagaimana yang tercantum dalam buku

1.Islam NU yang taat,

2.Sosok yang dapat dipercaya (berintegritas)

3.Besar dari keluarga yang sederhana

4.Dekat dengan rakyat

5.Babas dari KKN

6.Tegas dan Berani

7.Kerja keras dan bertindak cepat

8.Visioner (berfikiran jauh kedepan)

9.Problem solver (Cerdik mengatasi maslah)

10.People Oriented (Melayani sesama manusia)