Desa Merdeka – Semarang : Sebanyak 19 kepala desa di Jawa Tengah ditengarai melakukan pelanggaran pilkada. Jumlah tersebut tercatat terjadi di Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Kudus.

Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Pemilu Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Sri Wahyu Ananingsih mengatakan para kepala desa itu melanggar Pasal 71 ayat 3 Undang-undang nomor 10 tahun 2016.

“Dikatakan (dalam Undang-undang) pejabat negara, ASN, kades dan perangkat desa melakukan tindakan merugikan salah satu palson,” kata Ana saat jumpa pers di Crowne Plaza Semarang, Rabu (28/2/2018).

Para kepala desa tersebut melanggar karena mendatangi deklarasi dukungan salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah.

“Di Kabupaten Kudus 1 Camat 5 Kades, di Purworejo ada 14 Kades yang diduga melakukan pelanggaran,” jelasnya.

“Sanksinya bisa penjara dan atau denda jika terbukti,” imbuh Ana.

Pelangaran lain yang sudah terpantau Bawaslu antara lain netralitas Aparatur Sipil Negara di berbagai daerah. Namun Ana belum merekap berapa jumlah total yang terjadi di Jateng.
(alg/sip)