Desa Merdeka – Ambon : Dasar utama membangun Maluku harus beracu pada Adat Budaya Maluku. Adat Budaya Maluku adalah sumber inspirasi dan Tata Nilai Pembangunan di Maluku . Hukuman atau Sumpah Leluhur “ SEI HALE HATU-HATU LISA PEI, SEI LESI SOU-SOU LESI EI “ yang bisa diterjemahkan “ Siapa Bale Batu ,Batu Gepe (Tindis) Dia, dan SIAPA LANGGAR SUMPAH – SUMPAH BUNUH DIA.

Sebagai insan Maluku, kita semua pasti sepakat bahwa hari ini kondisi kehidupan masyarakat dan perekonomian Maluku berada pada situasi yang kurang menguntungkan kita semua. Hal ini disebabkan oleh banyak variabel, baik yang kuantitatif maupun kualitatif.

Ada beberapa variabel yang dapat saya kemukakan di sini yang saya anggap menjadi bagian dari penyebab dari kemunduran pembangunan di Maluku. Inilah yang menjadi dasar pemikiran saya tentang beberapa problema sosial ekonomi di Maluku. Perlu kesadaran tentang kesenjangan sosial, ekonomi baik yang nyata agregatif maupun bernuansa kualitatif.

Saat ini tingkat kesenjangan sosial ekonomi masyarakat sangat tinggi. Saya mensinyalir bahwa dualisme sosial-ekonomi di Maluku sangat kuat dan terjadi baik antar individu, antar kelompok, antar golongan bahkan antar daerah. Indikator operasional tidak bersifat identifikasi sektoral tetapi mempunyai sasaran taktis strategis.