Kepada Yth :

Presiden Republik Indonesia
Ketua MPR RI
Ketua DPR RI
Ketua DPD RI

Dengan hormat.

Saya sungguh marah dengan para teroris yg telah membuat kita sebagai Bangsa Indonesia tidak tenang karena Bom yang diledakkan.

Saya mendukung Pemerintah dengan segenap kekuatan dan kekuasaan nya membasahi teroris.

Meski terlambat tahu… saya juga kembali terguncang, saat seorang pejabat tidak lagi menghargai Proklamator Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi tak mempersoalkan pergantian nama Istana Olahraga (Istora) di kompleks Gelora Bung Karno. Istora Senayan akan berubah nama menjadi Blibli Arena, sesuai nama sponsor penyumbang dana untuk perawatannya.

“Tidak merupakan masalah, ini sah-sah saja. Kita lihat Jakabaring semua gedung punya nama masing-masing sesuai sponsor yang mendukung untuk pembiayaan perawatannya,” kata Imam di Jakarta, dikutip Antara, Kamis (10/5).

Menghilangkan penghormatan kepada Proklamator Kemerdekaan Indonesia, atas alasan apapun saya tidak bisa menerima

Kalo alasannya adalah ketidakmampuan membiayai operasional… Akankah Monumen Nasional bisa menjadi nama Lazada Monumen ? .. Akankah ketidakmampuan membiayai museum museum dan peninggalan sejarah juga akan diberi nama Tokopedia museum… ?

Saya pengagum Soekarno, Saya tidak bisa menerima memahami cara pikir menteri.

Saya meminta untuk ide gagasan penggantian nama Istora Gelora Bung Karno menjadi Blibli Arena segera DIHENTIKAN …

Demikian surat terbuka ini disampaikan untuk Presiden dan para Pimpinan Wakil Rakyat.
Semoga menjadi periksa adanya.

Jakarta, 15 Mei 2018

Suryokoco Suryoputro
Alumni GMNI
Sekjen Aliansi Nasionalis Indonesia