Desa Merdeka – Jakarta : Seiring ramainya suasana jelang Pilgub DKI, masyarakat Jakarta seolah tidak mau berpaling dan tidak bergeming sedikit pun untuk tidak beranjak mengikuti setiap dinamikanya, hal tersebut lantaran memang sedang menjadi pokok perhatian publik dan khalayak umum di Jakarta, apalagi kalau bukan soal tentang siapa calon pasangan gubernur dan wakil gubernur yang akan bakal bertarung melawan pasangan incumbent yaitu Basuki Tjahaja Purnama  -Djarot, walaupun sudah muncul dan resmi ada dua kandidat lawan baru untuk Petahana tersebut yaitu pasangan Anis Baswedan –Sandiaga Uno dan Agus Yudhoyono – Sylviana.

Publik tidak hanya diam dan menerima begitu saja tanpa mereka berpartisipasi untuk ada dan ikut didalamnya, maksudnya publik yang terdiri dari berbagai lapis masyarakat, instansi dan bahkan media massa, seolah-olah ramai hiruk pikuk didalam membangun persepsi dan opininya masing-masing mengenai para calon maupun incumbent yang akan bertarung pada Pilgub DKI 2017 ini, mulai dari propaganda yang bersifat politis dan isu-isu yang sengaja diciptakan sampai dengan isu seputar  SARA (suku agama ras dan golongan, sungguh sangat ramai sekali menjadi perbincangan akhir-akhir ini.

Untuk menanggapi semua permasalahan diatas maka diadakanlah sebuah diskusi dan forum terbuka yang diselenggarakan oleh FKPPI DKI (forum komunikasi putra-putri TNI-Polri) dan Paskas (pengkajian strategis kebangsaan).

Acara yang di adakan di Sarinah Thamrin (30/09) tersebut menghadirkan antara lain, Dahlia Umar dari KPU DKI Jakarta, Rico Sinaga FKDM DKI serta pengamat sosial DR. Musni Umar, dari diskusi dan forum tersebut sangat jelas dalam membahas fluktuasi isu-isu seputar akan berlangsungnya Pilkada DKI mendatang, mulai dari segi politik, sosial hingga budaya dimana hal tersebut diharapkan bisa membantu masyarakat untuk bisa berfikir kritis dan menyikapi secara cerdas terhadap isu-isu SARA yang banyak berkembang belakangan ini dan mengajak untuk menjadi pemilih yang cerdas dengan menyalurkan hak politiknya secara benar kepada pasangan Cagub dan Cawagub yang akan dipilihnya pada Pilgub nanti. |telegraf|