Ambon-Desamerdeka.Rektor Unpatti mendatang dipriode baru harus mampu mengendalikan system manajemen perguruan tinggi agar dapat bersaing didunia Global.hal demikian bisa terjadi bila rektor terpilih nanti memiliki leadership skill yang tinggi dan ditunjang oleh seluruh fakultas maupun seluruh civitas akademika.
Hal itu di sampaikan oleh Prof.DR.A.Retraubun MSC beberapa waktu lalu ketika menjelaskan hasil pertemuannya dengan Mentri Rizal Ramli kepada desamerdeka yang menginginkan Blok Masela dibangun dengan system Onshore LNG bukan Floating. Ketika contributor desamerdeka menanyakan tentang apakah beliau bersedia maju mencalonkan dirinya untuk Rektor menggantikan Prof. Doktor Thom Pentury MSi, dengan sikap merendah dikatakan :”saya sudah siapkan hati menjadi calon rektor.Mantan Mentri Perindustrian Era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu dengan nada sebagai seorang pengajar menjelaskan bahwa, beliau ingin membenahi seluruh elemen di Unpatti dengan melibatkan mereka untuk membangun system menajemen yang handal untuk menciptakan Universitas yang mampu bersaing didunia Global.Menurutnya membangun Unpatti harus membangun system menuju level A.Itu bisa terjadi bila membangun Unpatti semata mata peran semua fakultas.Jadi harus bangun system.Karena sebagai seorang Rektor harus mengendalikan system dengan system Full ball. Level A itu sama dengan Universitas ternama di Indonesia seperti “Universitasi Gajah Mada (UGM),Universitas Indonesia (UI) dan yang lainnya… .Seorang Rektor harus memiliki pikiran Besar dan pengalaman besar. Sebagai anak Maluku yang memiliki pengalaman kerja dan hubungan-hubungan internasional,dengan nada merendah sekali lagi dikatakan bahwa : Saya sudah menyiapkan hati untuk menjadi calon Rektor,sesuai dengan Tata tertib dan aturan yang sudah dibuat dalam rapat senat. Dengan tata tertib tersebut ada yang berniat menjegal saya dalam calon Rektor.Untuk itu pikiran besar harus dijabarkan tentang tata tertib dengan istilah minimal. Minimal harus diartikan secara luas dengan jabatan Maksimal yang telah didapat sebagai “Wakil Mentri” .Jabatan tersebut malahan melebihi persyaratan minimal yang ada di UNPATTI. Jabatan yang berskala Nasional memiliki pengalaman manajerial yang besar sebagai seorang pemimpin.Pengalaman menejerial sebetulnya lebih hebat dari Organisasi Keci diluar itu.Karena ruang lingkupnya berskala Nasional dan Internasional, Fungsi Manajerial dilakukan ,mengatur orang, mengendalikan system dengan manusianya. Dibandingkan dengan seorang ketua KPUDaerah. Dengan demikian kalau menteri Sabang sampai Merauke .
Dosen Unpatti dengan sejumlah pengalaman kerja dan segudang ilmu Kelautan itu menjelaskan lagi bahwa membenahi Unpatti hal utama menjadi unpatti sebagai Universitas Nasional .Karena itu membangun Unpatti bukan hanya Rektornya tetapi melibatkan semua Unsur Fakultas dalam kerangka menormalisasi system Manajemen Perguruan tinggi yang modern.Dengan demikian menggerakan system menggelinding Full ball itu dapat berputar secara normal.Itu yang dilakukan oleh Fakultas Kelautan S2 dan study Manajemen Kelautan level A. Fakulatas Kelautan dan manajemen kelautan mendapat Level A sebetulnya mengelola Organ Kecil harus dikembangkan ,belajar dari kecil harus dikembangkan system dalam skala besar.
Ketika Kontributor Desa Merdeka kembali mengejar dengan pertanyaan : Kalau Pa Lex (sapaan sehari-hari) dipilih menjadi Rektor Unpatti Pendidikan seperti apa yang harus dikembangkan untuk Unpatti bersaing didunia tanpa batas (Global) seperti apakah itu : Dengan nyaman dan secara simple dijelaskan bahwa selain yang disampaikan tadi ,system komunikasi yang sekarang di internal Unpatti tidak bisa dilakukan.Internet didalamnya mengalami kemacetan.kalau komunikasi macet sangat mempengaruhi hubungan internal maupun eksternal apalagi hubungan dengan internasional,Kita tau persis gimana kalau terjadi kemacetan komunikasi ,pasti system juga tidak jalan. Kita harus memulai memperbaiki Manajemen Unpatti secara baik barulah kita kembangkan dalam skala besar dengan pendidikan yang mampu menjawab perkembangan modern dengan era digital .Menurutnya kalau kesempatan diberikan menjadi Rektor seluruh pengabdiannya kepada Maluku dengan semua unsur didaerah ,Nasional dan Internasional digerakan untuk membangun Pendidikan besar yang dihadapinya kedepan.(04/01/2016Chris)